Jasalogounik.com – Semangat karyawan adalah hal yang patut untuk kita perhatikan, agar pekerjaan mereka lebih efektif dan tidak menimbulkan masalah. Karyawan adalah aset penting bagi perusahaan yang akan memberi dukungan yang kuat untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan penting. Oleh karena itu, sebagai aset yang sangat bernilai, perlu kiranya untuk difikirkan apakah cara meningkatkan semangat kerja karyawan dan bagaimana membuat mereka betah di lingkungan perusahaan.

Barangkali anda sudah membaca artikel kami sebelumnya tentang tips menjaga mood dan semangat untuk bekerja, dan ini adalah kelanjutan dari seri yang sebelumnya.

Setelah kita mewujudkan suasana yang nyaman dalam bekerja, selanjutnya kita akan membicarakan bagaimana agar karyawan kita dapat menyelesaikan pekerjaan mereka sebagaimana yang kita inginkan. Tentu, sebagai bos pasti memiliki target-target yang ingin diraih. Kadang-kadang kita tidak jarang mendapatkan kritikan pedas dari pelanggan kita, yang membuat kita sakit hati. Dan karena jengkel, serta merta kita lampiaskan amarah kita kepada semua karyawan yang kita temui. Padahal belum tentu mereka yang bersalah.

Boleh jadi juga karena mereka teledor, sehingga pekerjaan yang tadinya mudah justeru menjadi ruwet dan terjadi banyak masalah. Sebagai bos yang bijak dan pandai mengayomi bawahannya, kita harus tau apa akar masalah dari semua ini.

Jangan gengsi

Cara pertama yang dapat anda lakukan untuk mendukung dan meningkatkan semangat kerja karyawan adalah dimulai dari mengurangi gengsi. Nah, dalam persoalan ini, memang tidak bisa dipungkiri, bos adalah segala-galanya dibandingkan karyawan atau bawahannya. Merekalah yang paling dihormati di seluruh jajaran staff yang ada.

Akan tetapi, jangan sampai hanya karena gengsi sehingga membuat seorang bos enggan untuk mengakui kesalahannya. Hal ini justeru nantinya akan membuat citra seorang bos akan turun di mata karyawan.

Jika demikian, boleh jadi karyawan akan berperilaku “kucing-kucingan” kepada atasannya. Jika atasan ada, maka karyawan terlihat rajin dan sungguh-sungguh dan jika atasan tidak ada, maka karyawan akan berbuat sesuka hatinya.

Memang, hal ini bisa diantisipasi dengan melakukan seleksi yang ketat. Namun, siapa yang bisa menjamin bahwa karyawan tidak bersikap hormat kepada atasannya. Apalagi, jika memang sumber masalahnya ada pada sikap bos yang kadang tidak memiliki attitude yang patut ditiru.

Saling mengingatkan

Memang ini tidak berkaitan secara langsung, namun cara ini juga cukup efektif untuk meningkatkan semangat kerja karyawan loh. Kita pasti tau, setiap orang mungkin bisa lupa atau khilaf. Oleh karena itu, sikap tanggung jawab itu harus selalu diperhatikan. Jika ada yang mulai teledor, sudah sepatutnya untuk diingatkan.

Sikap ini harus dibentuk, sehingga bisa menjadi kultur yang baik bagi perusahaan. Budaya saling mengingatkan itu sangat baik. Sehingga setiap orang mau menyadari kesalahannya dan mau melakukan antisipasi supaya tidak melakukan kesalahan yang sama di masa depan.

Memang benar, hidup ini memang harus saling mengingatkan. Pun, ketika ada salah satu anggota yang keliru melakukan sesuatu, maka sebaiknya melakukan complain atau mengingatkan dengan nada yang enak didengar.

Jangan sampai melontarkan kata-kata kasar dalam menyampaikan sesuatu yang kurang sesuai, karena kita bekerja dengan manusia dan kita tidak bisa sukses kecuali melalui jerih payah orang lain juga.

Pelajari karakter karyawan

Sebagai pemimpin dalam suatu bisnis. Sangat disarankan untuk selalu mempelajari karakter setiap karyawan. Tidak semua karyawan mudah memahami apa yang kita sampaikan. Perbedaan karakter maka akan beda juga cara penyampaiannya.

Jasa desain logo dan branding identity perusahaan profesional by Jasalogounik. Logo Wijaya Teknik. Membangun suasana nyaman bagi karyawan agar mereka tetap semangat bekerja.

Jangan galak ya 😀

Kadang-kadang karyawan kita mudah grogi dikarenakan sifat galak yang dimiliki bos. Semoga kita bukanlah termasuk diantara bos yang memiliki perangai yang galak, karena hal ini akan mempengaruhi psikis dan etos kerja karyawan. Kadang-kadang karena selalu terpikir takut dimarahi dan dipersalahkan oleh bos, justeru mereka malah jadi banyak melakukan kesalahan.

Memang ada loh karakter orang yang seperti ini. Mereka adalah tipe orang yang mudah hilang konsentrasinya, apalagi jika mengalami grogi plus dibentak oleh bos. Waduh, biasanya pekerjaannya pada banyak ga beresnya, hehehe…

Selain itu, konsentrasi mereka akan terganggu dan sulit untuk berfikir untuk mendapatkan inspirasi dan ide yang cemerlang untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Jika mereka selalu merasa tertekan, bagaimana mungkin karyawan akan betah dan semangat untuk bekerja. Padahal, boleh jadi, merekalah SDM yang loyal dan sebenarnya sangat dibutuhkan oleh perusahaan.

Jangan mengira-mengira dengan purbasangka keliru

Penting untuk kita perhatikan, setiap kepala pasti akan berbeda pengertian dan pemahaman ketika mendengar apa yang kita katakan. Begitu juga dalam sebuah team. Hilangkan pemikiran “Mengira-ngira” sesuatu. Cobalah untuk berpikir positif kepada relasi bisnis ataupun karyawan. Jikapun ragu, kita bisa kembali membicarakan lebih lanjut agar tidak ada yang mengganjal dihati dan pikiran. Mengira-ngira sesuatu yang belum tentu benar sangat kurang baik untuk perkembangan suatu bisnis.

Beri waktu libur

Waktu libur adalah waktu yang diidamkan oleh semua orang. Tak terkecuali seorang pebisnis. Liburan akan sangat membantu kita untuk kembali fresh dalam melanjutkan bisnis. Memberi waktu libur kepada karyawan sebaiknya selalu diagendakan.

Apalagi jika kita paham kalau karyawan kita sudah berkeluarga. Sudah sewajarnya kita untuk mengagendakan mereka waktu libur bersama keluarga.

Waktu libur baik secara bersama atau secara personal pada banyak kasus dianggap sebagai bonus dan tanda penghargaan begi mereka.

Karyawan juga manusia sebagaimana bos, meskipun mereka adalah orang yang dianggap levelnya lebih rendah daripada bos. Namun demikian, darimana bos bisa mendapatkan uang kalau bukan karena etos kerja mereka yang cemerlang?

Oleh karena itu, setelah membaca pemaparan dari saya, semua orang pun menyadari betapa pentingnya menjaga aset penting perusahaan, dalam hal ini adalah karyawan yang memiliki potensi besar. Menurut saya, setiap bos harus memikirkan secara matang bagaimana cara agar karyawan betah di lingkungan perusahaan sehingga dapat meningkatkan semangat kerja karyawan

Cara meningkatkan semangat kerja karyawan

Semoga tips ini bermanfaat. Bagi setiap bos, atasan atau siapa saja yang berniat untuk memimpin sejumlah karyawan. Yakinlah akan kemampuan team, jaga selalu kualitas dan biasakan untuk saling terbuka sehingga setiap persoalan dapat dipecahkan dengan baik. (Baca: Pengaruh sekejap mata sebuah desain logo yang harus anda ketahui).

Mulailah dari sekarang untuk menghargai waktu yang diluangkan oleh karyawan untuk datang, bekerja dan loyal kepada perusahaan. Waktu mereka adalah sangat berharga bagi mereka sebagaimana bos menganggap setiap waktunya adalah mahal.

Semoga artikel kami tentang membangun suasana nyaman bagi karyawan agar mereka tetap semangat bekerja dapat diambil manfaatnya! (OmBranding/bisnisukm)

Related Post: