Jasalogounik.com  — Ketika melihat judul artikel ini, “Contoh logo yang buruk”, mungkin ada yang tidak sependapat. Pasalnya, secara umum dikatakan bahwa desain adalah seni dan kata orang-orang yang berkecimpung dalam dunia seni, bahwa seni itu tiada batasnya, tidak ada yang salah atau benar.

Masa iya sih begitu? Kalau saya diminta pendapat, maka saya akan merevisi ungkapan itu. Hal ini kami utarakan bukan tanpa dasar, melainkan sebelumnya kami pun sudah mencari referensi secara global dan kesepakatan umum baik secara langsung maupun tidak langsung dari desainer internasional yang sudah berada dalam taraf profesional.

Pada posting yang satu ini boleh dibilang ini adalah posting yang kontroversial. Mungkin beberapa desainer setuju dengan posting kali ini, atau mungkin juga ada sebagian orang (tidak hanya desainer) yang tidak sepenuhnya sepakat. Akan tetapi, ada alasan tertentu dari para desainer yang sudah profesional menyepakati bahwa desain logo berikut ini adalah diantara contoh desain logo yang buruk yang pernah ada.

Logo bagian dari seni dan estetika

Sebelum membahas tentang contoh logo yang buruk, ada baiknya jika menyinggung sedikit tentang estetika pada sebuah logo. Dan sejatinya, memang dapat dikatakan secara lugas, bahwa logo adalah bagian dari seni, seni adalah tanpa batas, namun kata-kata itu kini sudah saya coret dan harus direvisi.

Kalimat yang mengatakan bahwa “seni itu tanpa batas” adalah kalimat warisan yang tidak patut untuk dijadikan referensi bagi desainer muda berikutnya.

Saya sendiri sebagai seorang yang menggeluti bidang seni, dalam hati nurani saya yang paling dalam, bagi saya seolah kata-kata itu terlalu memaksakan kapasitas manusia yang sangat terbatas, namun ingin bertindak melampaui batas.

Logo yang baik adalah sebuah logo yang memiliki estetika yang baik dan patut untuk diacungi jempol. Yaitu desain logo yang menggugah, menginspirasi dan membuat audiens merasa takjub kepadanya. Sehingga, logo itu akan semakin banyak penggemarnya dan ketika dijadikan sebagai gimmic, baik itu kaos, payung, stiker, collar neck, tas, souvenir atau yang lainnya, maka akan banyak orang yang menyukainya. Bahkan, mereka pun akan rela mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang aksesoris tersebut. (Baca: Mengapa desain logo perusahaan saya disukai oleh para pelanggan?).

Pertanyaannya, jika desain logo perusahaan anda semakin banyak digemari orang-orang, maka apa yang terjadi?

Brand anda atau perusahaan anda akan semakin eksis, walaupun anda tidak menyewa space iklan dengan harga puluhan juta, namun bisnis anda dapat menjadi terkenal.

Namun, untuk bisa mencapai hal tersebut, tentu bukanlah perkara mudah. Pertama-tama, desain logo anda harus benar-benar dibuat dengan baik dan profesional. Kedua, estetikanya harus brilliant dan disukai oleh semua kalangan.

Oleh sebab itu, dalam membuat desain logo yang bertujuan mudah viral, maka harus mempertimbangkan banyak hal. Jangan sampai, logo brand anda hanya terlalu mentarget audiens tertentu yang sangat terbatas. Apalagi harus mengorbankan audiens yang lain dan menyinggung mereka dengan cara yang tidak dibenarkan.

Berikut ini adalah diantara beberapa contoh logo yang buruk yang tidak patut ditiru selama-lamanya. Boleh jadi, desain logo yang buruk itu muncul karena ada unsur ketidak-sengajaan, atau karena dibuat oleh desainer yang kurang berpengalaman.

Oleh karena itu, memperhatikan konsep desain logo sebelum viral dan menyerahkannya kepada para ahlinya merupakan langkah preventif yang tepat. Agar tidak menuai kritikan dan rasa malu yang tidak perlu.

Contoh logo yang buruk

Berikut ini adalah beberapa contoh desain logo yang buruk yang telah kami kumpulkan dari berbagai sumber. Beberapa desain logo berikut ini sudah ada yang telah diperbaiki dan akan kami bahas pada artikel berikutnya. Secara garis besar, kami telah mendapati bahwa para desainer internasional pun tidak sepakat dengan adanya konsep “seni yang tanpa batas”, yaitu dengan munculnya kumpulan draf desain logo buruk yang tidak patut ditiru:

 

Logo A Style

Wow, keajaiban dari semua imajinasi yang dapat masuk ke huruf A . Ini adalah salah satu contoh ide desain yang jangan ditiru. Sangat berbahaya mempercayakan desain untuk perusahaan besar kepada kreator desain logo yang memiliki otak yang ngeres!

30 Contoh Desain Logo yang Buruk

 

Logo American Pediatric Center

Seorang desainer mengomentari logo ini dengan komentar yang negatif, sesuai dengan logonya, “Posisi yang sangat (tidak) bagus, hammer!”

Hahaha… Komentar yang sangat menyinggung bung…!

Logo tersebut menggambarkan sebuah jasa untuk pendidikan anak, hmmm… namun, kini Anda dapat melihat bagaimana kesan logo tersebut?

Justeru terlihat sangat tidak mendidik anak…

Buat para desainer dan pengusaha yang mencari logo, berhati-hatilah dengan konsep yang gagal dan tidak teliti. Jangan salahkan orang lain berfikir negatif ketika melihat logo anda atau malah akan membencinya.

Oleh karena itu, berusahalah sebaik mungkin agar desain logo anda bukan termasuk desain logo yang gagal. Berusahalah untuk mendapatkan konsep logo yang baik dan benar dengan cara memberikan arahan yang tepat dan jelas kepada desainer logo pilihan anda. (Baca: Pengaruh sekejap mata sebuah desain logo yang harus anda ketahui).

Logo yang baik adalah logo yang memiliki karakter yang baik

Demikianlah beberapa alasan mengapa ada deretan logo yang mendapatkan peringkat yang buruk. Singkat kata, logo yang baik adalah logo yang memiliki makna yang jelas, warna yang tidak membingungkan, setiap elemen memiliki representasi yang relevan dengan bisnis yang anda jalani.

Mengapa desain logo harus memiliki konsep yang jelas?

Apalagi jika bukan supaya desain logo tidak masuk dalam logo yang buruk.

Nah, ketika anda sudah memiliki konsep atau arah yang jelas, maka desain logo anda akan memiliki story yang jelas pula yang akan membuat orang lain terkagum-kagum melihat logo perusahaan anda.

Setiap logo profesional pasti memiliki story. Jika suatu desain logo tidak memiliki story, maka bisa dipastikan logo tersebut akan pasif, stagnan dan sangat membosankan.

Karena, logo yang berkesan adalah logo yang menyimpan banyak cerita dan kreasi yang tak ternilai.

Oleh karena itu, dalam membuat desain logo yang profesional, jangan sampai hanya karena ingin menarik perhatian audiens agar cepat viral, lantas memunculkan desain logo dengan bentuk-bentuk yang jorok, porno dan kental nuansa seksual.

Logo yang seperti itu, sudah barang tentu bukanlah logo yang profesional dan berkelas.

Dan sebenarnya semua itu ada batasnya, termasuk dalam hal seni dan kreatifitas. Apalagi yang namanya desain logo, karena Logo memiliki aturan yang jelas dalam membuatnya.

Dalam aturan-aturan tersebut, terdapat beberapa point penting sehingga desain logo dapat dikatakan sebagai logo yang baik, bagus dan tampak profesinal.

Semoga beberapa contoh logo yang buruk dalam artikel ini dapat membuka wacana dan pengetahuan kita di bidang desain logo. Tidak ada tujuan lain dibuatnya artikel ini, melainkan agar bisnis anda menjadi baik ke depannya dengan menghindari desain-desain logo yang buruk.

Silahkan menyimak artikel terkait tentang hal ini pada halaman berjudul Hindari desain logo yang tidak profesional.  

Jika anda merasa desain logo perusahaan anda masuk dalam katagori desain logo yang buruk, jangan tunda lagi untuk melakukan redesain terhadap logo perusahaan anda sekarang juga. [Umar/Jasalogounik]

 

Related Post: