Kiat memulai bisnis sukses untuk wirausaha muslim

Kiat memulai bisnis sukses untuk wirausaha muslim

JasaLogoUnik Menjadi wirausaha adalah sebuah profesi dan pilihan bagi masing-masing orang. Berwirausaha memang memiliki nilai kurang dan lebihnya. Walau bagaimana pun juga, wirausaha merupakan salah satu bentuk ikhtiyar dalam mencari rizki yang halal dan baik, untuk kebutuhan finansial kita. Berikut ini Kiat memulai bisnis sukses untuk wirausaha muslim.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk calon wirausaha yang ingin berbisnis dengan usaha mandiri. Langsung saja kita simak tips berikut ini.

Mencari ide bisnis

Sebelum memulai, tentu saja kita harus mencari ide bisnis apa yang ingin kita jalankan. Ini adalah langkah awal untuk memulai usaha. Berfikir dengan tepat untuk menentukan pilihan yang tepat pula. Langkah pertama ini sangat menentukan. Sebab, bagaimana seorang wirausaha akan memulai bisnis bila tidak memperhitungkan ide bisnis yang tepat dan pantas untuk dirinya. Dua faktor inilah yang patut untuk dipertimbangkan dalam membahas Kiat memulai bisnis sukses untuk wirausaha muslim sebelum memulai dan mengambil langkah nyata untuk wirausaha; tepat dan pantas.

Tepat dan sesuai dengan permintaan pasar; artinya memang ada target yang hendak didapat, yaitu pasar. Karena memang inilah tujuan seseorang berwirausaha. Selain diantara keuntungan yang didapat disisihkan untuk membayar kewajiban dari harta, infaq dan sedekah.

Pantas; artinya memang layak untuk Anda kerjakan. Ketika memikirkan ide bisnis, faktor ini juga menjadi pertimbangan. Pantas yang dimaksud adalah sesuai dengan kapabilitas Anda. Alangkah bagusnya bila tidak dipaksakan. Karena, setiap orang memiliki gairah wirausaha yang berbeda-beda. Misalnya, orang lain memiliki gairah wirausaha dengan berjualan pakaian. Nah, boleh jadi Anda memiliki selera yang berbeda.

Jangan memaksakan diri bila Anda tidak menikmati pekerjaan Anda. Sebab, akan berpengaruh pada tingkat kesungguhan, kenyamanan, pelayanan pada konsumen dan kelanggengan usaha.

Tidak terlalu muluk-muluk

Peluang bisnis toples flanel lebaran

Peluang bisnis toples flanel lebaran

Karena bisnis tidak selalunya muluk-muluk, jadi pilih yang simpel dan masyarakat suka. Nilainya kecil, sepele tapi banyak penggemar, ini sudah lebih dari cukup untuk menjadi pilihan.

Ingatlah bahwa tujuan berbisnis adalah untuk mencukupi kebutuhan hidup semata. Bukan untuk dibawa ke kampung akhirat. Karena usaha adalah sarana, bukan tujuan. Asalkan cukup, dan tak perlu muluk-muluk. Tanpa perlu berambisi ingin mendapatkan seperti apa yang orang lain dapatkan. Perasaan itu justru akan menjadi penghalang bagi kita nantinya. Hidup ini akan terporsir untuk urusan usaha, dan mengabaikan masalah yang lainnya, terutama agama.

Jangan karena berambisi sukses yang menggebu-gebu, akhirnya masalah agama hanya sekadar ala kadarnya. Usaha hanya untuk bertahan hidup. Jadi letak suksesnya adalah, bila bisa menopang kebutuhan hidup, itulah sukses.

Sehingga, kita bisa beribadah dan taat kepada Alloh swt, dan mengabdi kepadaNya. Bukan justru membaktikan dan mengabdikan diri sepenuhnya pada pekerjaan kita. Mencari ide yang praktis atau tidak terlalu muluk-muluk, juga memudahkan kita untuk mendapatkan ide itu sendiri. Asal laku, maka itu sudah lebih dari cukup.

Target pasar dan lokasi

Tahapan kedua ini juga harus dipertimbangkan. Apa yang hendak kita target. Apakah ada konsumennya? Kalau ada berapa jumlah mereka? Kemudian, produk atau jasa yang akan ditawarkan apakah nanti mengajak konsumen untuk repeat order atau tidak? Dimana letak dan kurang lebih usaha yang kita ambil?

Pertanyaan diatas sebaiknya kita sudah menjawabnya terlebih dahulu. Boleh jadi akan ada lebih banyak lagi pertanyaan, agar niat usaha kita benar-benar bulat dan matang. Hal ini bertujuan untuk mengukur sejauhmana keseriusan kita dalam memulai bisnis. Tidak hanya itu, ini juga melatih dan mendidik kita untuk berfikir jeli dan tepat sasaran.

Sukses dalam bisnis itu biasa, setiap orang insya Alloh akan mampu meraihnya. Hanya saja, yang harus kita waspadai adalah hendaknya memulai bisnis tidak dengan tergesa-gesa dan bersemangat ingin mendapatkan kesuksesan dengan praktis dan dalam waktu yang singkat. Banyak sekali orang yang terjebak dengan tawaran-tawaran semu yang seperti ini.

Perlu diingat, tidak ada bisnis yang praktis langsung meraup untung yang sangat banyak. Bisnis dan wirausaha adalah journey. Perlahan tapi pasti. Harus bersabar dan ajeg. Jangan menyerah sebelum benar-benar tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Nah, oleh sebab itu, karena mempertahankannya tidak boleh menyerah, pertanyaannya yang dipertahankan ini apakah layak untuk dipertahankan atau tidak? Pada tahap inilah keputusan itu dikaji dengan serius, agar tidak salah dalam memilih.

Istikharah dan musyawarah

Adakan musyawarah bila usaha ini merupakan usaha bersama. Ambil langkah antisipasi dari awal bila memungkinkan muncul masalah yang berujung pada persengketaan. Sebab, tidak ada usaha bersama yang tidak ada sengketa. Karena ini fithrah manusia, itulah mengapa Islam mengatur bab persengketaan.

Bisnis bersama, bila berujung pada persengketaan dapat memutus tali silaturahim antara keluarga sendiri, apalagi dengan teman dan kerabat. Jadi, bila memungkinkan, alangkah bagusnya usaha dirintis seorang diri. Bila tidak mampu mengerjakannya sendiri, carilah karyawan yang Anda pekerjakan dan memberi mereka gaji.

Dan yang paling penting, jangan lupa untuk mendirikan shalat istikharah. Tidak rugi orang yang bermusyawarah dan tidak menyesal orang yang beristikharah. Shalat ini adalah ibadah yang penting. Kita memohon petunjuk dan pilihan kepada Alloh sebagai Rabb yang memelihara, memiliki, mengatur dan mendidik hamba-hambaNya. Jadi, apa saja pilihan dan hasil dari istikharah, maka ambillah. Jangan dikhianati dan tanpa perlu ragu, bila tidak, maka resiko negative akan menunggu Anda. Mungkin saja jawabannya “iya” dan mungkin saja “tidak”, Anda yang lebih tau jawabannya nanti.

Berhusnuzhan pada Alloh swt. Apa saja yang Anda dapat dari hasil istikharah, itulah prospek usaha Anda. Bila shalat istikharah ini diniatkan untuk mengambil keputusan pada masalah ini. Namun kalau masih merasa ragu, ulangi sholat dengan sungguh-sungguh. Bila sudah mendapatkan hasil positive namun masih ragu, jalani saja sesuai rencana. Nanti akan didapati jawaban yang pasti dari pengalaman nyata.

Misalnya, tidak mendapatkan modal, tidak mendapatkan restu atau langkah yang tersendat dan buntu. Bila masih ada solusi untuk diselesaikan, ini bukanlah penghalang yang berarti, tapi hanya sekadar ujian kesabaran.

Bernadzarlah bila memungkinkan; misalnya kalau Anda sukses, akan menginfakkan harta fi sabilillah, tidak melalaikan kewajiban islam, mempelajari, mengamalkannya, mendukungnya dan menolongnya. Jangan pula terlalu mencintainya dan membangga-banggakan kesuksesannya, karena ia adalah titipan dari Alloh swt.

Jangan pula merasa mulia dengan kaya dan menilai rendah saudara kita yang miskin. Karena kekayaan bukan ukuran kemuliaan. Tetapi, ketakwaanlah menjadi ukuran kemuliaan.

Sehingga, bila usaha ini gagal, bukan berarti Alloh menghinakan kita. Akan tetapi Alloh ingin kita semakin bermunajat padanya, membutuhkannya dan Alloh lebih tau baik-tidaknya usaha ini untuk kita.

Range usia

Membahas tahapan ini sebenarnya tidak terlalu penting. Pada beberapa bidang usaha, bab ini bisa diabaikan. Namun, tidak ada salahnya untuk kita sindir sedikit.

Memperhitungkan range usia pada usaha tertentu menjadi bab yang penting. Misalnya pada usaha pakaian bayi. Nah, yang paling sering, usaha yang standar itu dimulai dari tempat sekitar. Bila sukses kemudian meluas kewilayah terdekat.

Cara seperti ini membantu pengusaha mendapatkan promo gratis dari konsumen yang puas dengan produk dan pelayanan yang ditawarkan. Terutama dalam hal berdagang. Hal ini tanpa menafikan usaha yang bisa buming tanpa melalui proses ini.

Kalau begitu, diantara target pasar yang diperhitungkan, apakah usaha yang hendak dimulai ini juga memperhitungkan range usia, misalnya usaha penyediaan pakaian bayi. Apakah wilayah sekitar banyak balita atau orang tua.

Ingat, kadang-kadang orang tidak membeli produk dan jasa yang Anda tawarkan bukan karena tidak layak, boleh jadi karena mereka belum mebutuhkan. Karena disinilah letak usaha itu laris atau tidak. Untuk apa menyediakan produk atau jasa yang bagus kalau pada kenyataannya semua orang punya atau tidak membutuhkannya?

Range usia apakah produk untuk anak-anak, remaja, dewasa atau orang tua. Hal ini layak untuk diperhitungkan. Dan lagi untuk memantapkan hati, bahwa walau bisnis ini sederhana, atau mungkin mahal bila peminat dari segi umur banyak, mengapa tidak diambil?

Gender

Gender atau jenis kelamin. Mungkin tahap ini juga tidak terlalu penting. Tapi pada usaha tertentu juga harus jadi pertimbangan. Misalnya memiliki rencana untuk usaha jasa penjahit untuk pakaian muslimah. Nah, kalau lokasi tempat tinggal dengan Pondok Pesantren Putri, tentu usaha ini sangat bagus, atau justru sangat dibutuhkan. Dan menjadi tidak cocok, bila menawarkan jasa penjahit muslimah, sedangkan tempat tinggal dekat dengan Pondok Putra.

Akibatnya usaha menjadi sepi dan modal usaha menjadi sia-sia. Tidak laku bukan karena produk yang ditawarkan tidak layak, tetapi karena pasar dari jenis kelamin konsumen belum sesuai dan belum membutuhkan.

Modal dan bahan dasar

Tahap ketujuh adalah tahap mempertimbangkan modal usaha dan bahan dasar. Ini adalah roda penting sebuah bisnis. Tanpa keduanya, bisnis tidak akan mungkin berjalan.

Modal usaha sebagai pondasi yang harus ada dan sebagai batu loncatan di awal. Yang harus dipertimbangkan, apakah bisa diupayakan sendiri, atau harus meminta bantuan pihak lain. Nilai modal ini juga menjadi pertimbangan, kalau-kalau kemungkinan buruknya usaha ini akan bangkrut atau gagal sebelum memetik untung. Bila modal dari uang pribadi, dan tidak ada masalah kalau ternyata bangkrut, maka tidak perlu terlalu khawatir.

Namun, pada kasus yang lain, kita memiliki ide bisnis yang jitu dan target pasar yang sudah matang, namun modal menjadi batu sandungan yang besar. Nah, dari sini harus dimusyawarahkan dan diperhitungkan dengan benar. Tidak perlu terburu-buru untuk membuktikan bisnis yang dipilih pasti laku keras. Sebab, keadaan yang tidak terduga sangat mungkin terjadi.

Perhitungan manusia mungkin juga banyak salahnya. Dan yang lebih penting, memulai usaha bukanlah untuk coba-coba. Jangan sampai terlilit utang yang besar, karena salah dalam mempertimbangkan keputusan.

Bila masalahnya terletak pada modal. Maka, pilihannya adalah menunggu sampai saat yang tepat, bila jumlah modalnya sangat besar dan sulit untuk segera diupayakan. Tidak ada salahnya diletakkan pada draf ide bisnis Anda. Dan Kalau boleh saran, cobalah untuk mencari ide yang lain, barangkali ada yang lebih tepat untuk Anda ambil.

Akan tetapi, kalau nilai modalnya dapat diupayakan namun harus dengan kerja keras, maka istikharah dan musyawarah menjadi pilihan yang bagus. Kemudian, carilah orang yang dapat mempercayai maksud dan tujuan Anda.

Selanjutnya adalah bahan dasar. Ini sangat penting untuk usaha-usaha yang bersifat produk. Misalnya makanan khas, sepatu kulit, obat herbal, dan lain-lain. Kalau semuanya mudah dijangkau, ini adalah peluang yang besar. Namun, kalau ternyata diantara bahan dasarnya sangat langka, alangkah baiknya untuk dipertimbangkan lagi ide bisnis Anda. Karena usaha kita adalah untuk masa depan dan bekesinambungan, tidak untuk kurun waktu tertentu. Apalagi modal awal yang cukup besar.

Relasi

Untuk melejitkan produk yang ditawarkan dengan cepat, relasi adalah aset yang sangat besar dan berpengaruh. Banyak sekali usaha yang menjadi sukses karena faktor ini. Menjadi top brand pun bukan persoalan yang sulit. Apalagi yang Anda tawarkan adalah memang sesuatu yang sangat dibutuhkan.

Bila Anda berdomisili, maka memulai usaha yang baru tanpa relasi yang banyak membutuhkan kesabaran, kerja keras dan waktu yang lebih lama. Bukan tidak mungkin! Sangat mungkin! Tergantung sejauhmana kesungguhan dan keajeg-kan Anda. Konsumen yang awalnya tidak berminat, lama-kelamaan dengan banyak berinteraksi pun akhirnya menjadi pelanggan setia.

Asalkan jangan seperti sales yang suka mengejar-ngejar konsumen untuk membeli, sebab banyak orang yang tidak suka dengan cara seperti ini. Cukup saling tegur dan sapa sebagaimana interaksi biasa. Bila hubungannya baik, tanpa Anda tawarkan pun mereka akan membeli.

Banyak sekali orang yang memulai usaha dengan berdomisili diluar kampungnya. Dan mereka sukses, walhamdulillah. Semuanya berkat karunia dan kelapangan rizki dari Alloh swt.

Catatan dari saya, bila Anda memulai usaha dengan berdomisili, terutama pada bidang usaha yang tidak online, maka diperlukan kesabaran. Perhitungkan pula bagaimana kebutuhan primer Anda. Apakah bisa tercukupi dengan minimnya keuntungan di awal usaha? Bagaimana perkiraan perkembangan? Daya beli masyarakat, lokasi dimana usaha ini berdiri dan yang lainnya.

Dalam keadaan tertentu dan personal tertentu, memulai usaha di tempat domisili baru tidak direkomendarisakan. Mungkin harus diawali dulu dengan menjadi pegawai di salah satu kantor atau perusahaan. Sambil merintis usaha mandiri sedikit demi sedikit. Yang penting, kebutuhan primer Anda tetap terpenuhi walaupun keuntungan usaha belum maksimal.

Daya beli

Faktor kesembilan ini adalah faktor yang banyak berpengaruh. Sesuaikanlah usaha atau ide bisnis Anda dengan tahap ini. Bila daya beli masyarakat tinggi, masalah ini tidak terlalu dipertimbangkan. Maksudnya, walaupun produk dan usaha kita memang bernilai mahal, kalau masyarakat sekitar dan pasar mampu membeli, maka ini adalah peluang yang bagus.

Namun, pada kasus yang lain, terutama bisnis yang sebelumnya sudah ada dan memiliki pesaing, daya beli masyarakat dan harga yang kita bandrolkan menjadi pertimbangan nomor satu, selain kualitas dan kenyaman yang kita tawarkan. Jangan terlalu mahal, untung sedikit asalkan banyak konsumen yang puas dengan produk Anda.

Pada tahap berikutnya, dengan banyaknya konsumen, dapat membawa keuntungan tersendiri bagi Anda. Yaitu dengan meluasnya informasi tentang produk Anda. Pada akhirnya, harga yang sedikit mahal tidak akan menjadi masalah buat mereka. Sehingga, kerugian yang ada diawal pada tahap berikutnya bisa diatasi.

Kuncinya, jangan terlalu mahal, dan jangan terlalu berhasrat untuk meraup keuntungan yang bertumpuk-tumpuk. Kerena ini membahayakan masa depan usaha Anda sendiri. Samakan dengan harga pasar secara umum, atau turunkan sedikit lebih rendah bila memungkinkan.

Analisa jangka pendek dan jangka panjang

Analisis usaha juga perlu. Misalnya, apakah usaha ini hanya laku pada kurun waktu tertentu ataukah dalam kurun waktu yang lama. Banyak sekali usaha musiman yang datang per sekian bulan, tahun atau yang hanya sesekali muncul.

Misalnya dulu musim boneka Shaun the Sheep, toples flannel di musim lebaran atau yang sejenisnya. Kalau sedari awal usaha ini hanya untuk kurun waktu tertentu, maka yang harus dimaksimalkan adalah ide dan pemasarannya. Namun, tidak semua orang berminat dengan usaha jangka pendek, mungkin saja cukup melelahkan.

Sedangkan kalau usaha ini direncanakan dalam kurun waktu yang lama, maka perhitungkanlah bahan baku, keinginan pasar dan hasil yang didapat. Semuanya patut untuk dianalisa dan jadi bahan pertimbangan, apakah bisa berkesinambungan ataukah hanya bisa dilakukan pada kurun tertentu. Terutama pada usaha dengan bahan dasar yang langka. Kalau ada ide yang lebih bagus, mengapa tidak dicoba?

Keputusan dan kesimpulan

Setelah semua tahapan kita kalkulasi dan mendapatkan hasil yang bagus, sekarang saatnya mengambil keputusan dan kesimpulan. Apakah usaha ini cocok untuk Anda dan mampu untuk dilakukan ataukah tidak. Mungkin akan ada persaingan pasar, kurang dan lebihnya. Semuanya harus dipertimbangkan pada tahapan ini.

Walaupun sebenarnya memulai usaha itu tidak serumit yang kita bicarakan. Namun, keputusan yang tepat sama halnya separuh jalan sudah dilalui. Kalau boleh memberi saran, sebaiknya jangan mengambil langkah nyata dan merealisasikan ide bisnis sebelum tahapan ini selesai dan mendapatkan analisa SWOT yang bagus.

Ingat, berbisnis bukan untuk coba-coba, tapi untuk kesungguhan dan keseriusan. Alangkah bagusnya bila dimulai tanpa gagal dan menyisakan hutang. Istikharah dan musyawarah dengan keluarga merupakan pilihan yang wajib. Keduanya yang menentukan pilihan kita. Dukungan keluarga cukup banyak membawa andil. Selamat berjuang!

Bila sudah ada keputusan, mari kita lanjut pada tahap berikutnya.

Penjadwalan

Menjadwalkan semuanya dengan rapi. Kalkulasi modal yang sudah didapat dan mengalokasikannya secara proporsional. Pertimbangkan pula untuk biaya renovasi. Misalnya untuk usaha rumah makan atau pelayanan masyarakat. Pada awal usaha fasilitas harus dipenuhi adalah perlengkapan yang termasuk dalam kebutuhan yang primer. Sedangkan kelengkapan dan aksesoris bisa dipikirkan di lain waktu.

Hemat dan tidak terlalu boros menjadi kunci utama. Bila usaha sudah mulai berjalan, managemen keuangan juga harus direncakan untuk keadaan yang tidak terduga. Segalanya harus dijadwalkan. Catat apa saja yang penting. Hal ini akan membiasakan diri Anda untuk selalu disiplin tinggi. Karena tidak ada orang sukses tanpa adanya disiplin yang tinggi. Ini kata kuncinya.

Doa, ikhtiar dan ambil langkah nyata

Tahap yang terakhir adalah berdoa kepada Alloh swt, memohon segala kemurahan dan kemudahan dariNya. Ingatlah, apasaja yang Dia berikan kepada kita, itulah yang terbaik buat masa depan akhirat kita. Jangan mengorbankan nasib akhirat hanya karena kesenangan harta dunia yang fana dan akan lenyap bila ajal tiba. Utamakan akhirat dulu, bila tidak bertantangan, maju terus.

Ikhtiar, sungguh-sungguh dalam mengambil langkah nyata. Insya Alloh, bila ada kemauan akan ada jalan. Jangan ambil langkah nyata sebelum semua tahapan ini mengindikasikan hasil yang bagus. Bila tantangannya terlalu besar, sulit untuk dicapai, tidak ada salahnya untuk ditunda dan mencari jalan lain.

Demikianlah beberapa kiat-kiat praktis yang dapat saya sampaikan. Sederhana, tapi saya merasa perlu untuk menyampaikan kepada saudara-saudara saya yang seiman. Jangan sampai terjebak dan salah dalam mengambil keputusan.

Doa, ikhitiar dan tawakkal adalah faktor penentu yang paling penting. Apapun hasilnya, semuanya kita kembalikan kepada Alloh swt. Itulah yang terbaik buat diri kita. Semoga sukses saudaraku!

 

Diskon 20% hanya 3 hari
  • Hanya berlaku untuk Paket Lite [750rb]
  • Pembayaran dilakukan dalam masa promo
  • Mulai 22 s/d 24 Oktober
  • Ditutup pada pukul 18.00 pm [24/10/14]
  • Gunakan kode promosi [GO-UKM-X]
Informasi selengkapnya, silahkan kunjungi halaman kami Program Promo